Diskriminasi Polri

Hapus Diskriminasi di Tubuh Polri

IPW sinyalir ada diskriminasi dalam pendidikan di lingkungan kepolisian

Jakarta–RRI-Online, Indonesian Police Watch (IPW) mensinyalir adanya perbedaan perlakuan (diskriminasi) antara alumni Akademi Kepolisian yang dianakemaskan dengan alumni perguruan tinggi umum yang menjadi “anak tiri”. Untuk itu, Polri harus menghapus diskriminasi dalam pendidikan di lingkungan kepolisian, karena dapat merugikan Polri dan rakyat, kata Ketua Presidium IPW, Neta S. Pane di Jakarta, Rabu (20/6). “Di tengah gencar-gencarnya polisi meminta masyarakat untuk tidak berlaku diskriminatif, Polri malah terus memelihara sikap diskriminatif dalam pendidikan anggotanya,” katanya.

Dalam skala kecil, ia menyebutkan, dari 30 calon siswa Sekolah Administrsi Pimpinan Tingkat Tingggi (Sespati) tahun 2007 ini, sebanyak 28 orang di antaranya berasal dari lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) sedangkan hanya dua siswanya dari lulusan perguruan tinggi (PT) biasa. “Ini telah terjadi diskriminasi karena alumni Akpol menjadi anak emas di jenjang Sespati sedangkan alumni PT umum menjadi anak tiri,” katanya menegaskan. Padahal, Sespati yang siswanya harus berpangkat kombes selama ini telah menjadi salah satu kunci penentu untuk mendapatkan pangkat jenderal. Pane menambahkan, di jenjang Sespim (Sekolah Staf Pimpinan) juga terjadi diskriminasi karena sebagian besar siswanya adalah alumni Akpol juga sedangkan alumni PT umum jumlahnya sangat sedikit.

IPW berharap agar diskriminasi yang melahirkan anak emas dan anak tiri itu segera dihapuskan dan tidak perlu lagi membedakan antara alumni Akpol dengan non Akpol. Ia menilai, keputusan Polri untuk menerima lulusan sarjana umum sebagai taruna Akpol akan dapat mengikis diskriminasi. Ia menyatakan, akibat adanya diskriminasi itu maka banyak perwira yang menjadi frustasi karena karirnya terhambat padahal kemampuannya bisa jadi lebih baik dibandingkan dengan yang lain.

http://www.rri-online.com/modules.php?name=Artikel&sid=29240

 

2 responses to “Diskriminasi Polri

  1. Diskriminikasi tetap mengakar n yg lain hanya sebagai penggembira saja.. kalopun ada lulusan dr PT yg dpt jabatan itu hanyalah pemanis bibir aja apabila ada pertanyaan dr luar seolah-olah sudah terjadi pemerataan dlm KARIR ????

  2. Betul diskriminasi terlalu men Cut karier non Akpol, hanya dari eksternal polri yang dapat membantu kesenjangan Karir tersebut, termasuk di TNI.
    Kiranya pihak eksternal mengerti dan menindak lanjuti persoalan anak tiri/anak emas untuk kemajuan serta profesionalisme polri sebagai pelayan masyarakat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s