Rhenald Kasali

Change

Tak Peduli Berapa Jauh Jalan Salah Yang Anda Jalani, Putar Arah Sekarang Juga (Manajemen Perubahan dan Manajemen Harapan)

Sejak dahulu kala, perubahan merupakan cara yang paling tepat bagi manusia untuk menghadapi masalah bahkan yang paling berat sekalipun. Dan perubahan yang paling menarik tentu saja terjadi di dunia usaha, disamping terjadi juga pada organisasi kemasyarakatan, pendidikan, bahkan dalam pemerintahan.

Perubahan adalah bagian yang penting dari Management dan setiap Pemimpin diukur keberhasilannya dari kemampuannya memprediksi perubahan dan menjadikan perubahan tersebut suatu potensi.

Karakteristik Perubahan (Change):
1. Misterius dan tak mudah dipegang
2. Change membutuhkan change maker(s)
3. Tidak semua orang bisa diajak melihat perubahan
4. Perubahan terjadi setiap saat
5. Perubahan memiliki dua sisi, keras dan lembut
6. Perubahan membutuhkan biaya, waktu, dan kekuatan
7. Untuk menyentuh nilai dasar organisasi (budaya korporat) dibutuhkan upaya khusus
8. Mitos-mitos mewarnai perubahan
9. Perubahan menimbulkan ekspektasi yang memunculkan getaran emosi dan harapan yang bisa menimbulkan kekecewaan.
10. Perubahan selalu menakutkan dan menimbulkan kepanikan.

Terdapat lima tahapan perubahan yang patut dilakukan untuk mencapai keberhasilan berupa pesta perubahan, yaitu:

Diawali dari latar belakang, Filosofi, Sejarah, dan Konsep Dasar Perubahan, dengan menggali sejumlah alasan mengapa harus berubah, dengan mempelajari kejadian perubahan, sejarah dunia, serta teknik membaca perubahan dengan berbagai bentuk strategi.

Langkah kedua adalah Melihat dan Mempercayai Perubahan, yang merupakan bagian tersulit bagi pemimpin perubahan dalam menciptakan perubahan. Ada berbagai teknik kontras bagi pengikut untuk membuka mata, mempercayai, dan bergerak untuk menyelesaikan perubahan.

Berikutnya adalah Memulai Perubahan, yang diawali dengan analisis turnaround, untuk menyelamatkan organisasi yang masih punya peluang untuk selamat. Dengan menganjurkan untuk meruntuhkan kompleksitas agar organisasi lebih mudah bergerak dan bekerja lebih simple, dan mengajak semua orang untuk berorientasi pada tindakan.

Selanjutnya adalah langkah yang tidak ringan, Mengubah Budaya Korporat dengan mengubah nilai dasar, asumsi, dan kepercayaan yang dianut banyak orang dalam sebuah institusi. Dimulai dengan memperkenalkan transformasi nilai-nilai, menyatukan nilai subkultur, menghancurkan nilai bawaan yang tidak dikehendaki, dan memperkuat nilai-nilai baru yang sangat dibutuhkan.

Dan akhirnya, Membuat Pesta Perubahan. Perubahan, bagi sebagian pihak memang menakutkan dan menimbulkan kecemasan, namun tidak bisa dibiarkan begitu saja. Ketakutan dan kecemasan dapat menghalangi dan merintangi jalan suci perubahan. Untuk itu ada dua konsep penting, yaitu menciptakan Pesta Perubahan dan Mengelola Harapan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s